teknik memasak mie

Standar

Menyeduh :
Beberapa jenis mi seperti mi basah, mi telur, kwetiau, dan soun tidak perlu direbus, cukup diseduh/disiram dengan air mendidih. Atau direndam dalam air panas hingga cukup lemas (± 5 menit). Teknik ini dilakukan untuk mi yang akan disiram kuah panas, atau digoreng hingga kering dan renyah, karena dengan diseduh, mi tidak terlalu lembek.

Merebus :
Kemasakan mi sangat menentukan kelezatan masakan. Mi yang terlalu lama dimasak akan lembek dan terlalu mengembang sehingga tidak enak lagi untuk dinikmati, Sebaliknya mi yang kurang matang masih terasa keras ketika dimakan. Tidak ada waktu yang pas untuk menentukan berapa lama mi harus dimasak, tergantung dari kualitas mi dan cara memasak selanjutnya, misalnya untuk mi kuah atau mi goreng. Secara umum lama merebus mi adalah 3 – 5 menit atau baca petunjuk yang ada pada kemasan.

Pastikan air sudah benar-benar mendidih dan mi cukup terendam ketika mi dimasukkan. Jika air terllihat kurang, tambahkan air panas. Tambahkan sedikit minyak agar mi tidak saling melekat satu sama lain. Selama merebus, aduk mi sesekali agar tidak melekat di dasar panci/ wajan. Uji kematangannya dengan cara mengambil seutas mi, lalu gigit atau tekan dengan ujung ibu jari dan jari telunjuk. Jika bagian luar sudah empuk tetapi bagian dalam masih kenyal, tandanya mi sudah cukup matang. Setelah mi matang, angkat dari atas api, tiriskan dalam wadah berlubang, lalu siram di bawah air mengalir sampai mi cukup dingin, tiriskan. Bila perlu olesi lagi dengan minyak goreng agar mi tidak saling melekat.

Menggoreng :
Mi digoreng dengan dua cara, dengan sedikit minyak dan bumbu-bumbu atau digoreng dalam minyak banyak hingga kering dan renyah seperti kerupuk untuk ifumi atau mee krob contohnya.
Mi goreng yang lezat tergantung pada cara menumis bumbunya. Selalu panaskan wajan sebelum dituangi minyak. Jika memakai bumbu iris dan bumbu halus, tumis dahulu bumbu iris sampai layu baru masukkan bumbu halus, masak hingga baunya harum. Masukkan ayam/daging/ udang masak hingga matang, tambahkan sayuran yang keras seperti brokoli/kembang kol, wortel. Terakhir masukkan sayuran yang lunak seperti kol, taoge, sawi. Kecilkan api, masukkan mi, aduk hingga mi tercampur rata dengan bumbu dan bahan lain. Besarkan api, masak sebentar hingga seluruh bahan cukup matang.

Mi goreng renyah bisa dibuat dari mi yang telah diseduh/direbus atau mi kering. Untuk hasil terbaik, panaskan minyak yang cukup banyak dalam wajan, goreng mi/bihun yang telah diseduh/direbus sambil dicetak dengan 2 buah serok. Atau gunakan cetakan sarang burung untuk membentuk mi goreng bentuk mangkuk. Sebaliknya, untuk mi/bihun goreng yang lepas-lepas (seperti mee kroob), goreng mi/bihun dalam keadaan kering. Goreng dengan api sedang hingga mi/bihun berwarna kuning keemasan, kering dan renyah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s