Menyedihkan 1,02 Milyar Penduduk Dunia Lapar Tahun 2009

Standar

Sumber Berita : Biro KLN/Bilateral

Perkiraan jumlah penduduk lapar dunia tahun 2009 tersebut dikeluarkan FAO pada pekan ini dengan mendasarkan kepada analisa yang dikemukakan oleh U.S. Department of Agriculture (USDA) dan Economic Research Service (ERS) yang melakukan studi tentang pengaruh krisis ekonomi global tahun 2009 terhadap persentasi jumlah penduduk yang kelaparan di berbagai wilayah.

Sebelumnya untuk tahun 2008 FAO memperkirakan jumlah penduduk lapar dunia mencapai 963 juta jiwa tetapi di luar perkiraan ternyata suplai pangan global membaik, sehingga perkiraan ini dikoreksi menjadi 915 juta jiwa.

Data yang dikemukakan FAO, menunjukkan bahwa pada kurun waktu 1995 – 1997 terdapat 825 juta jumlah penduduk dunia lapar, tahun 2000 – 2002 jumlah ini mengalami peningkatan menjadi 857 juta jiwa, sementara kurun waktu 2004 – 2006 jumlah ini meningkat lagi menjadi 873 juta jiwa. Dari data ini maka tentu saja salah satu target dari Millenium Development Goal (yang lebih dikenal dengan MDG’s) yang akan mengurangi separuh jumlah penduduk lapar dunia tahun 2015 akan sangat sulit dicapai bahkan dapat dikatakan mustahil tercapai.

Adanya fenomena jumlah penduduk lapar yang justru terus meningkat, menyebabkan ketahanan pangan (food security) menjadi tema sentral yang dibicarakan dan didiskusikan oleh komunitas dunia baik negara, Organisasi Internasional, maupun institusi perbankan serta LSM dll, termasuk juga akan menjadi salah satu thema utama yang akan dibahas dalam pertemuan G8 di L’Aquila Italia bulan Juli ini.

FAO sendiri sejak tahun 1974 telah membentuk komite yang khusus menangani soal pangan ini yang disebut dengan Committee on Food Security disingkat CFS. Dengan adanya kenyataan semakin bertambahnya jumlah penduduk dunia yang lapar, maka saat sekarang keberadaan CFS dikaji ulang dan didiskusikan secara intensif oleh anggota FAO untuk memformulasikan kembali peranan dan strategi baru CFS.

Harapannya pada pertemuan CFS ke 35 pertengahan Oktober 2009 nanti akan dihasilkan CFS yang lebih berperan dan berdaya guna menciptakan ketahanan pangan di seluruh dunia.

(Pres Release: Erizal Sodikin, Atase Pertanian KBRI Roma)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s