Krisis Gas Alam Eropa Mengarah ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Standar

gas_alamPada 13 Januari Rusia sekali lagi memutuskan pasokan gas alam ke Eropa yang sedang diterpa cuaca dingin (GENIA SAVILOV / AFP/ Getty Images)

“Perang gas alam” antara Rusia dan Ukraina sementara berhenti, baru beberapa jam berhenti hari Rabu (14/1) Rusia sekali lagi memutuskan pasokan gas alam ke Eropa yang sedang kedinginan, dengan ini menghancuran harapan Uni Eropa akan berakhirnya  “pemutusan gas alam”.

Gazprom perusahaan gas negara Rusia menuduh Ukraina menghentikan transmisi gas alam, dan Ukraina balik menuduh perusahaan itu sengaja melakukan sesuatu pada Jalur transmisi gas alam, agar Ukraina tidak dapat mengirimkan gas alam  ke konsumen Eropa.

Uni Eropa telah mengirim tenaga ahli  ke wilayah Ukraina, dan menyatakan kekecewaanya terhadap gas alam yang disalurkan dari Rusia melalui Ukraina ke Eropa masih dalam keadaan terputus.

Presiden Ukraina Viktor Yushchenko mengatakan bahwa Rusia berupaya agar negara lain mengalami ketidakstabilan, pejabat sumber energi menjelaskan kepadanya, untuk menyalurkan gas alam Rusia, mungkin mereka perlu memutuskan pasokan gas alam domestik di empat daerah.

Diputuskannya lagi gas alam, membuat Uni Eropa kelimpungan, 100 ribu orang lebih karena tidak ada gas alam untuk sistem pemanasan pusat hingga menderita kedinginan, pabrik-pabrik di beberapa negara-negara Eropa terpaksa berhenti kerja dan penutupan sekolah telah memasuki
minggu kedua.

Sengketa Rusia dan Ukrania masih berlanjut

Laporan dari Voice of America mengatakan, hari Selasa Rusia mengumumkan memulihkan kembali gas alam dari Rusia ke Eropa, namun sengketa antara Rusia dan Ukraina tentang  gas alam masih berlanjut. Rusia menuduh Ukraina menghambat penyaluran gas alam. Dan Ukraina memberikan alas an ,  pemulihan pasokan gas kemajuannya lambat karena alasan teknis.

Setelah Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin pada hari Senin memerintahkan pemulihan penyaluran gas alam ke Eropa, pimpinan Gazprom pada hari Selasa jam 10:00 pagi waktu setempat mengumumkan pemulihan kembali pasokan gas sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

Televisi negara Rusia menyiarkan gambar di lapangan. Setelah Pipeline dibuka, Rusia berencana akan menyalurkan gas alam sebesar  3,12 juta m 3 /jam melalui Ukraina ke Balkan, Turki, Moldova.

Rusia menuduh Ukraina menghalangi pasokan gas alam

Namun, juru bicara perusahaan Gazprom Sergei Kupriyanov mengatakan, Ukraina menghalangi pasokan gas alam, dan mencuri gas alam yang tersimpan dalam pipa.

Ia mengatakan: Sudah berkali-kali dikemukakan bahwa untuk menyalurkan gas alam dari Rusia melalui Ukraina ke Eropa dibutuhkan 36 jam. Ini bermakna tertentu, yaitu gas alam dari Rusia selama transportasi telah dicuri.”

Sergei Kupriyanov mengatakan bahwa dia bisa mendapat kesimpulan ini karena sejak 7 Januari pemutusan pasokan gas ke Eropa, dalam pipa saluran di Ukraina seharusnya ada tekanan yang cukup. Hal ini dapat menjamin setelah kembali pipa saluran dibuka, bersamaan dengan penyaluran gas alam dari Rusia melalui Ukraina, ujung pipa gas yang berada pada sisi lain seharusnya segera mengalir ke luar.

Ukrania menyangkal tuduhan

Ukrania menyangkal tuduhan Rusia. Penasihat energi Perdana Menteri Yulia Tymoshenko menolak anggapan  Rusia terhadap tekanan pada tabung pipa yang cukup. Yulia Tymoshenko memberi tahu  Voice of America, memberi tekanan kembali gas ke pipa adalah proses yang panjang. Dia mengatakan bahwa gas alam akan tiba dalam satu hari.

Yulia Tymoshenko atas nama Pemerintah Ukraina mengatakan bahwa jika Rusia menyalurkannya sesuai dengan kecepatan sekarang untuk pemasukan gas alam, maka bagi mereka yang secara teknis telah siap untuk menerima pasokan gas alam ke negara-negara Eropa pada hari Rabu akan pulih kembali.

Yulia Tymoshenko mengatakan bahwa sebelum katup pipa dibuka kembali, Ukraina akan memberitahui negara-negara tetangga.

Putin: Pipa di Ukraina mungkin ada masalah

Pengamat gas alam Eropa belum mengkonfirmasi apakah Ukraina menolak untuk menerima gas alam dari Rusia, atau gas alam memang sudah mulai kembali disalurkan.

Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso menelepon Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pengamat Rusia dalam melacak proses transmisi gas alam dalam wilayah Rusia dan Ukraina mengalami beberapa kesulitan. Pada saat yang sama Barroso merasa kecewa atas diputusnya transmisi gas alam dari Ukraina ke Eropa.

Putin belakangan mengatakan,  sistem pipa gas Ukraina mungkin tidak layak  lagi.

Ia mengatakan “Sebabnya mungkin kondisi teknis sistem pipa gas Ukraina sudah tidak layak untuk membawa aliran gas alam yang diperlukan. Jika hal ini terjadi, situasi ini harus terbuka untuk umum, agar semua pihak yang berkepentingan tahu bahwa mereka berhadapan dengan jenis sistem transmisi seperti apa . “

Masing-masing negara mencari energi alternatif

Eksport gas alam Rusia ke Eropa melalui Ukraina adalah 80 persen. Belum lama ini, Rusia dan Ukraina bersengketa dalam  perjanjian transportasi gas alam hingga menyebabkan gangguan pasokan gas. Rusia saat ini sedang merencanakan peletakan pipa alternatif di dasar Laut Baltik,  agar bisa terhindar dalam sistem pipa yang ada di Ukraina.

Di lain sisi, pejabat Slovakia memberi isyarat,  kontroversial proyek pembangkit listrik tenaga nuklir untuk mengatasi krisis energi yang sekarang dihadapi mungkin akan dimulai kembali. Slovakia adalah negara kedua yang  mengeluarkan isyarat ini. Perdana Menteri Slovakia Robert Fico mengatakan  dalam rangka menjaga stabilitas sistem daya listrik, Pemerintah Slovakia telah mengambil langkah-langkah yang tidak biasa, tetapi kami tidak mengesampingkan kemungkinan kembali dimulainya pembangkit listrik tenaga nuklir. Salah satu syarat Slowakia bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 2004 adalah karena alasan keamanan maka pembangkit listrik tenaga nuklir ditutup. Sebelumnya, pekan lalu Bulgaria juga mengemukakan kemungkinan kembali dipulihkannya pembangkit listrik tenaga nuklir.(lim)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s