Australia Temukan Tiga Dinosaurus Spesies Baru

Standar

Fosil dari ketiga dinosaurus spesies baru ditemukan oleh gabungan Australian Age of Dinosaurs Museum dan Queensland Museum ekspedisi di Winton, Queensland. (Bradley Kanaris/Getty Images)

SYDNEY — Fosil dari tiga dinosaurus spesies baru telah ditemukan di Australia, salah satu termasuk pemakan daging yang lebih besar dari Velociraptor seperti di film Jurassic Park, menunjukkan Australia mungkin memiliki masa prasejarah yang lebih kompleks.

Dua diantaranya adalah pemakan tumbuh-tumbuhan (herbivora) dan satunya lagi pemakan daging (carnivora), dinosaurus besar pertama digali sejak 1981, ditemukan di Queensland dan hidup 98 juta tahun pada periode pertengahan-Cretaceous.

“Itu tidak hanya memperlihatkan kepada kita dua spesies baru raksasa dengan leher panjang yang mengagumkan penghuni Benua Australia masa lampau, tetapi juga pengenalan pertama kita terhadap predator mematikan yang sesungguhnya,” kata palaeontologist John Long, kepala sains pada Museum Victoria.

Palaeontologist Ben Kear pada La Trobe University di Melbourne berkata penemuan itu akan menyiapkan jalan bagi studi baru pada dinosaurus Australia dan lingkungan hidup mereka.

“Australia adalah salah satu sumber daya besar yang belum digunakan dalam pemgetahuan kita tentang kehidupan dan usia dari Dinosaurs,” kata Kear. “Penemuan ini dengan pasti memperkuat kembali ketertarikan sebab sampai sekarang belum ada studi yang lengkap.”

Catatan fosil dinosaurus Australia keberadaannya sangat sedikit jika dibandingkan dengan Amerika Utara, Amerika Selatan dan Afrika.

Dinosaurus spesies baru terungkap adalah kerjasama antara Age of Dinosaurs Museum dan Queensland Museum di Winton daerah pedalaman Queensland.

Cakar Mencengkram

Dinosaurus theropod pemakan daging diberinama Australovenator atau Banjo (Banjo, panggilan dinosaurus ini dari nama penyair Australian Banjo Patterson) dan kedua dinosaurus sauropod pemakan tanaman diberi nama Wintonotitan dan Diamantinasaurus.

“Dia adalah cheetah dalam masanya, Banjo bertubuh ringan dan lincah. Hewan ini di tempat terbuka mampu mengejar hampir semua mangsanya dengan mudah,” kata Scott Hocknull, penulis penemuan dinosaurus, yang diterbitkan Jumat di PLos One (www.plosone.org/home.action)

“Keistimewaan yang membedakan adalah tiga cakar tajam dan besar di masing-masing tangannya. Tidak seperti beberapa theropod yang mempunyai tangan kecil (seperti T Rex), Banjo berbeda. lengannya adalah sebuah senjata andalan. Ia jawaban atas Australia Velociraptor, tetapi lebih besar lagi dan lebih mengerikan,” kata Hocknull.

“Banjo” paling cemerlang dari keluarga dinosaurus terbesar pemakan daging, carcharodontosaurs, sebuah kelompok dinosaurus yang berkembang pesat, seperti Giganotosaurus, ia berkata.

Kedua dinosaurus pemakan tumbuhan berbeda dari titanosaur, jenis paling besar dari dinosaurus yang pernah hidup.

Wintonotitan adalah seekor binatang jangkung yang mirip jerapah, yang pendek gemuk Diamantinasaurus melebihi hippo, kata Hocknull.

Dua dinosaurus ditemukan terkubur bersama selama  98 juta tahun di sebuah ‘billabong’ atau kolam besar.

“Billabong-billabong dibangun sebagai kepercayaan orang Australia yang berkaitan dengan misteri, hantu dan monster,” kata Hocknull, mengacu pada Waltzing Matilda sebuah syair ciptaan Patterson, yang menceritakan seorang “swagman” atau manusia semak-semak yang melompat ke dalam billabong dan tenggelam setelah polisi mencoba dan menangkapnya karena mencuri domba.

Hocknull berkata lebih dari ratusan fosil-fosil masih disiapkan untuk digalian dan di sana membutuhkan lebih banyak materi. (erabaru/art)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s