Tanda-tanda kehamilan

Standar


Bagi pasangan suami istri yang baru menikah, kehamilan mungkin menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu, apalagi jika pasangan suami istri itu mendambakan kehadiran momongan dalam kehidupan rumah tangga.

Namun sebagai pasangan yang baru menikah, mungkin masih awam dengan tanda-tanda kehamilan sehingga kadang-kadang tanda itu tidak diindahkan. Ada beberapa hal yang menjadi tanda-tanda umum datangnya kehamilan.

Haid datang terlambat

Haid atau menstruasi dialami perempuan setidaknya satu kali dalam sebulan. Periode haid ini bervariasi pada setiap perempuan; ada yang masa periode haidnya 28 hari, ada yang lebih panjang atau malah lebih pendek. Namun, berapapun panjang periode haid seseorang, di dalamnya pasti ada masa subur yang mencapai puncaknya pada hari ke-12 sampai ke-18.

Jika melakukan hubungan suami istri pada masa subur yang tepat, tentu saja akan terjadi pembuahan. Pembuahan sel telur sang istri oleh sel sperma sang suami akan menyebabkan kehamilan dan ini akan menghentikan haid. Keterlambatan haid atau tidak datangnya haid selama beberapa bulan sering menjadi pertanda kehamilan.

Jika mengalaminya, segeralah lakukan tes kehamilan. Periksakan diri ke dokter, karena jika terjadi keterlambatan atau tidak haid sama sekali namun tidak hamil, bisa jadi ada kelainan dalam sistem reproduksi.

Mual-mual


Sebagian perempuan merasakan mual-mual di awal kehamilan, setidaknya pada tiga bulan (trimester) pertama. Mual-mual ini diperkirakan merupakan cara alam untuk melindungi calon ibu dan si janin dari racun yang mungkin terdapat dalam makanan yang dimakan sang ibu. Biasanya hal ini diiringi dengan nafsu makan yang tinggi pula, namun setelah makan kembali dimuntahkan.

Cara untuk mencegah mual-mual yang berlebihan adalah dengan selalu menyediakan cemilan berupa biskuit asin. Jangan lupa juga banyak minum air putih.


Sering buang air kecil


Begitu rahim terisi oleh janin sang bayi, tubuh sang ibu akan mengalami perubahan hormonal. Dengan terisinya rahim oleh janin, otomatis rahim akan membesar seiring perkembangan sang janin. Membesarnya rahim ini akan menekan kandung kemih sehingga mengakibatkan kandung kemih seperti terasa cepat penuh.

Jadi, jika sang ibu sering bangun di malam hari untuk buang air kecil, itu adalah salah satu pertanda terjadinya kehamilan. Jika ternyata positif, mulailah untuk mengatur jadwal buang air kecil dengan memperhitungkan jarak tempuh ke kamar mandi dan waktu buang air kecil, karena semakin besar kehamilan akan semakin sering buang air kecil.


Nyeri di payudara

Ibu hamil akan mengalami perubahan hormonal dalam tubuhnya, itu sebabnya area bagian payudara pun akan mengalami beberapa perubahan. Dengan berkembangnya hormon laktasi, sang ibu akan mengalami perubahan bentuk payudara.

Payudara menjadi lebih sensitif, agak membesar dan lebih lembut. Kelenjar air susu dalam payudara membesar dan darah lebih banyak mengalir ke payudara, menyebabkan buah payudara sering terasa nyeri. Untuk mengurangi rasa nyeri, dapat dilakukan pengompresan dengan kapas yang dibubuhi air dingin.


Cepat lelah


Proses kehamilan merupakan proses tumbuh kembang sang janin dalam kandungan ibunya. Meskipun tidak terlihat, tapi ada ‘kegiatan’ dalam tubuh ibu yang menyebabkan sang ibu cepat merasa lelah. Hal ini disebabkan karena tubuh sang ibu kini ada ‘tambahan beban’. Rasa lelah itu bisa sedemikian hebat sehingga sang ibu benar-benar merasa ‘malas’ untuk melakukan aktifitas apapun. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormonal dalam perjalanan kehamilan menuju 9 bulan.

Tapi, tahu ngga, seorang ibu hamil yang sedang beristirahat ternyata bekerja sama kerasnya dengan seseorang yang sedang lari marathon?

Perubahan emosi


Akibat perubahan hormonal, kestabilan emosi pun turut terkena imbasnya. Seorang ibu hamil umumnya mengalami naik-turun emosional, menyebabkan sang ibu sering kali ‘sensitif’ dan ‘gampang meledak’. Jadi, jika ada seorang ibu muda yang tadinya kalem mendadak sering uring-uringan, mungkin itu salah satu pertanda hadirnya kehamilan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s